daay 2 wanakarya
Salah satu juri, Danang Setyo Pambudi, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan lomba berjalan dengan baik. Ia menilai kegiatan microteaching mampu menjadi stimulus bagi mahasiswa dalam meningkatkan keterampilan mengajar serta membangun rasa percaya diri saat tampil di depan kelas.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat melatih kemampuan menyampaikan materi, mengelola kelas, serta membangun interaksi yang efektif dengan peserta didik,” ujarnya.
Meski demikian, ia memberikan catatan pada aspek durasi pelaksanaan. Waktu yang diberikan sekitar tujuh menit dinilai masih kurang optimal untuk menggambarkan kemampuan mengajar peserta secara menyeluruh. Ia menyarankan agar durasi ditambah menjadi sepuluh menit agar peserta dapat menyampaikan materi dengan lebih maksimal dan terstruktur.
Lebih lanjut, Beliau menekankan pentingnya penguasaan keterampilan dasar bagi calon pendidik, khususnya dalam hal public speaking dan komunikasi. Menurutnya, kemampuan tersebut menjadi kunci utama dalam proses pembelajaran karena guru tidak hanya dituntut menguasai materi, tetapi juga mampu menyampaikannya secara jelas dan menarik.
“Kemampuan komunikasi tidak terbentuk secara instan, tetapi perlu terus dilatih melalui berbagai kesempatan praktik, salah satunya melalui microteaching,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu peserta lomba, Elvika Putri, mengaku merasa senang sekaligus bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut meskipun sempat merasa gugup. Ia menilai pengalaman tersebut menjadi sarana untuk melatih kepercayaan diri dan kemampuan berbicara di depan umum.
“Elvika mengungkapkan bahwa momen paling berkesan adalah saat ia berhasil menyelesaikan praktik mengajar. Senyuman dari juri juga menjadi penyemangat tersendiri baginya,” ujarnya.
Dalam praktiknya, Elvika mengaku menghadapi tantangan berupa kurangnya rasa percaya diri dan penyampaian materi yang belum sepenuhnya lancar. Untuk mengatasinya, ia rutin berlatih secara mandiri, seperti berlatih di depan cermin serta melakukan afirmasi positif.
Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal untuk terus mengembangkan kemampuan mengajarnya di masa depan. Ia juga bercita-cita menjadi guru yang tidak hanya mampu menyampaikan materi, tetapi juga dapat menginspirasi siswa.
Kegiatan lomba microteaching ini diharapkan dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan kualitasnya, sehingga mampu mencetak calon pendidik yang profesional, komunikatif, dan siap menghadapi tantangan dunia pendidikan.
~ Jurnalistik HMP PGMI
.png)